Google
 

Sunday, December 16, 2007

besar badanya besar hambatanya

Pasar Komputer Rakitan memang paling besar dibandingkan dengan jenis komputer lain, yaitu sekitar 65% dari total penjualan komputer. Namun angka ini menurun disbanding setahun sebelumnya. Menurut data Internasional Data Corporation (IDC). Pada semester pertama tahun 2007 , penjualan computer rakitan sudah turun sebanyak 6.8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


Ada beberapa hal yang menyebabkan penurunan penjualan computer jangkrik ini. Misalnya harga computer jinjing alias notebooks yang semakin murah membuat banyak konsumen pindah kelain hati dan lebih memilih membeli notebook. Maklum saja laptop lebih flexsibel dan lebih mudah dibawa kemana-mana dibandingkan dengan desktop.
Selain itu, industri computer rakitan juga mengalami hambatan dari segi peraturan, untuk bisa menjalankan bisnis computer rakitan , “ para pelaku bisnis harus memiliki izin industri. Padahal yang berbisnis computer rakitan itu kan para pedagang dipusat pusat elektronik atau dimal”. Kata Hengky Tjocroadhiguno, ketua umum asosiasi perusahaan computer Indonesia (Apkomindo).
Dan, persoalan izin industri computer rakitan membuat pemaian computer rakitan kerepotan. Maklum saja, untuk mengurusnya pun cukup repot, Hengky sendiri menganggap izin industri seharusnya hanya diwajibkan untuk industri kelas raksaksa. Yang berproduksi di pabrik-pabrik besar.
Lebih lagi ,penjualan computer rakitan ini juga terkena imbas dari melemahnya daya beli masyarakat. Masyarakat saat ini banyak yang menunda membeli computer.
Padahal menurut catatan Apkomindo, saat ini ada sekitar 9000 pemain yang bergerak di bisnis computer rakitan. “ seharusnya mereka dibina supaya bisa berkembang,bukanya dibuat susah”, kata Hengky.